Jakarta, Serikatnasional.id | Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin menyampaikan ceramah pada Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXII (82) Gelombang I Tahun 2025 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Jakarta.
Dalam ceramahnya, Jaksa Agung menekankan pentingnya transformasi seorang Jaksa menjadi aparat penegak hukum yang berintegritas, berkeadilan, humanis, akuntabel, dan modern menuju Indonesia Emas 2045.
"Integritas merupakan fondasi utama penegakan hukum. Tanpa integritas, keadilan dan keberlangsungan hukum tidak akan terwujud," tegas Jaksa Agung. Jaksa Agung juga mengingatkan para peserta PPPJ untuk menanamkan lima karakter utama yang mencerminkan nilai Tri Krama Adhyaksa, yakni soliditas, integritas, gigih, andal, dan profesional.
Jaksa Agung juga menyinggung berbagai tantangan yang akan dihadapi para calon Jaksa, antara lain implementasi KUHP Nasional dan pembahasan Rancangan KUHAP, penanganan tindak pidana korupsi, narkotika, pencucian uang, tindak pidana berbasis gender, serta kejahatan siber dan aset digital.
Selain kecerdasan, Jaksa Agung menegaskan bahwa seorang Jaksa harus menjunjung tinggi adab dan etika. Menurutnya, kecerdasan tanpa adab adalah kekuatan yang rawan disalahgunakan, sedangkan adab yang disertai kecerdasan akan melahirkan kebijaksanaan.
Mengakhiri ceramahnya, Jaksa Agung memberikan motivasi kepada para peserta PPPJ agar tetap semangat, menjaga kesehatan, dan selalu berdoa dalam menjalani pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.